Ibu dan ayah jahat! Masa di hari ulang tahunku yang ke 9 tahun ngak di rayain sii? Kenapa juga harus keluar kota? Padahalkan hari ini hari kegenapan umur ku. Aku rindu suasana berkumpul dengan kalian, aku rindu ciuman ibu dan ayah.
***
"Kenapa sii ayah sama ibu keluar kota nek? Ini kan hari spesial buat aku"(kata ku)
"Kamu yang sabar vidia,ibu sama ayah kamu juga pergi kan buat tugas"(jawab nenek)
"Tapi kan bisa di tunda nek!"(kata ku)
"Ini kan ada nenek"(jawab nenek)
"Ngak!aku maunya ibu sama ayah!(jawab ku)
***
"Neek?kapan ibu dan ayah pulang? Besok ulang tahun ku loh nek."(tanyaku)
"Nenek ngak tahu vi. Kalo misalnya ibu dan ayah kamu belum juga pulang besok kamu rayain ulang tahun kamu sama nenek aja ya"(jawab nenek)
"Aku ngak mau!aku maunya sama ibu dan ayah!"(kata ku)
***
Jam pun menunjukan pukul 03.00 WIB. Telepon rumah pun berdering.
"Hallo?Assalamualaikum. Ini siapa?(tanya ku)
"Waalaikumsallam,ini ibu. Sayang ibu dan ayah minta maaf ya belum bisa temenin kamu di acara ulang tahun kamu yang ke 9 tahun. Ibu minta maaf sekali lagi."(jawab ibu dari telepon)
"Tapi buuu, (air mata ku pun mulai terjatuh) Vidia pengennya sama ibu dan ayah. Vidia ngak minta apa-apa kok, Vi cuman minta ayah sama ibu buat ada di samping Vidia!"(kata ku sambil menangis)
"Ibu minta maaf sekali lagi"(kata ibu)
Telepon kami pun terputus.
***
Jam pun kembali berbunyi 6 kali. Ulang tahun ku pun di mulai. Tak pernah aku menyangka ibu dan ayahku tiba-tiba muncul dan membawakan aku sekotak kue, dan membawakan aku sepeda baru. Aku pun menjatuhkan air mata ku dan memeluk ibu dan ayah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar